Mengenal Obat Herbal

Istilah herbal atau pengobatan herbal dewasa ini cukup ngetren di kalangan masyarakat, ini terjadi karena tingginya kebutuhan masyarakat akan obat yang bebas efek samping dan aman dikonsumsi dalam waktu yang cukup lama. Hal ini pula yang mendorong para praktisi pengobatan alternatif dan ilmuan-ilmuan kesehatan untuk meramu dan menciptakan obat-obatan non sintetis yang berasal dari alam dan tentu saja minim atau bahkan tanpa efek samping sedikitpun.

Lalu, apa yang dimaksud dengan herbal?
Menurut wikipedia, Herbal adalah "tanaman atau tumbuhan yang mempunyai kegunaan atau nilai lebih dalam pengobatan". Dari definisi tersebut dapat kita pahami bahwa yang dinamakan herbal adalah segala jenis tanaman atau tumbuh-tumbuhan yang memiliki kegunaan atau khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam gejala penyakit.

Selain berasal dari tumbuhan, herbal juga dapat berasal dari hewan atau binatang. Cacing tanah misalnya, cacing ini dikategorikan kedalam jenis herbal karena khasiat yang ada padanya, yaitu sebagai penyembuh Tipes dan penurun panas. Selain cacing tanah ada juga Tripang, Propolis dan Madu yang berasal dari lebah. Jenis-jenis binatang tersebut memang memiliki khasiat penyembuhan yang berguna bagi tubuh.

Sejarah Penggunaan Herbal
Berdasarkan temuan sejarah, herbal telah digunakan oleh bangsa Cina pada abad ke-11 SM dimana saat itu bangsa Cina masih berbentuk Dinasti. Dalam sebuah dokumen yang diperkirakan berasal dari dinasti Zhou ditemukan sebuah catatan yang menyebutkan adanya proses pendinginan dan pemanasan suhu tubuh seorang manusia dengan menggunakan tumbuhan. Dan selanjutnya pada tahun 618 - 907 atau pada zaman dinasti Tang ditemukan sebuah buku yang didalamnya memuat sekitar 850 jenis herbal lengkap dengan gambarnya. Selain itu pada masa Dinasti Ming ada seorang Tabib yang berhasil mengumpulkan dan menyusun sebuah buku yang berisi lebih dari 1.800 jenis herbal, buku tersebut merupakan buku terbesar dan terlengkap mengenai Herbal.

Selain di Cina, herbal juga telah digunakan sebagai media pengobatan oleh bangsa Mesir Kuno, hal ini dibuktikan dengan adanya resep pengobatan yang dibuat oleh Raja Hummarabi dari Babylonia, dalam resep itu Raja Hummarabi yang berkuasa pada 1800SM menggunakan daun mint untuk mengatasi gangguan pencernaan. Dan memang benar, penelitian modern menemukan bukti bahwa pappermint dapat menyembuhkan mual, muntah dan dapat mengurangi gejala sakit perut.

Komentar